Nicolas Jackson menghadapi masa depan yang penuh ketidakpastian setelah masa peminjamannya di Bayern Munich tidak berjalan sesuai harapan. Striker asal Senegal itu diperkirakan akan kembali ke Chelsea musim panas ini, setelah gagal memenuhi syarat untuk opsi pembelian permanen.

Ketidakmampuannya tampil konsisten di Bundesliga membuat kariernya di Jerman kian suram. Bayern Munich sebelumnya meminjam Jackson dengan kesepakatan yang menyertakan kewajiban pembelian senilai £56,2 juta jika syarat tertentu terpenuhi.
Sayangnya, Jackson hanya tampil dalam 21 pertandingan dan hanya delapan kali bermain lebih dari 45 menit. Karena tidak mencapai kuota tersebut, opsi permanen di Allianz Arena hampir pasti batal.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Kegagalan di Bayern membuat Chelsea berada di posisi dilematis. Awalnya, The Blues sempat mempertimbangkan membatalkan peminjaman Jackson akibat krisis lini depan, tetapi sang striker tetap pindah ke Jerman. Kini, kembalinya Jackson menimbulkan pertanyaan besar mengenai peran dan masa depannya di London Barat.
Bayern Enggan Penuhi Opsi Pembelian
Persyaratan kontrak menjadi kendala utama bagi Jackson di Bayern Munich. Klub Jerman menginginkan opsi pembelian hanya aktif jika Jackson memenuhi kuota menit bermain tertentu, sesuatu yang nyatanya tidak tercapai. Statistik ini menegaskan bahwa performa Jackson gagal meyakinkan pelatih Enzo Maresca.
Selain jumlah menit, kualitas penampilannya juga menjadi perhatian. Jackson kesulitan menembus starting XI, sehingga kontribusinya terhadap tim relatif minim. Hal ini membuat Bayern enggan mengaktifkan klausul permanen, meskipun ia memiliki bakat dan potensi yang sudah diakui sebelumnya.
Situasi ini menempatkan Chelsea dalam dilema lain. Klub asal London Barat harus memutuskan apakah akan memberinya kesempatan kedua atau melepasnya. Kedatangan striker baru dan manajer baru semakin memperumit kemungkinan Jackson untuk diterima kembali.
Hubungan Jackson dengan Chelsea Memudar

Masalah Jackson bukan hanya di lapangan, tetapi juga terkait hubungan dengan klub. Keputusan meninggalkan Chelsea saat tim sedang kekurangan striker menimbulkan ketegangan dengan manajemen. Banyak pihak menilai sikap Jackson menunjukkan kurangnya komitmen terhadap proyek jangka panjang klub.
Pergantian manajerial dari Enzo Maresca ke Liam Rosenior juga membuat posisi Jackson kian goyah. Rosenior kemungkinan memiliki strategi berbeda, yang membuat peluang Jackson bermain reguler semakin kecil. Kedatangan striker baru Emmanuel Emegha memperkuat sinyal bahwa Chelsea ingin bergerak maju tanpa Jackson.
Eks pemain Chelsea, Jason Cundy, menyoroti jarak emosional antara Jackson dan klub. Ia mengakui bakat striker itu, tetapi merasa hubungan Jackson dengan Chelsea sudah “terlalu jauh” dan kemungkinan sulit dipulihkan.
Apa Langkah Selanjutnya untuk Jackson
Jackson masih akan berada di Bayern Munich hingga akhir musim Bundesliga. Meski peluang bermain reguler kecil, ia akan tetap berusaha menunjukkan kualitas terbaiknya di sisa pertandingan. Pertandingan melawan Eintracht Frankfurt menjadi salah satu kesempatan terakhirnya untuk membuktikan kemampuan.
Setelah kembali ke Chelsea, Jackson kemungkinan harus menghadapi persaingan ketat untuk mendapat menit bermain. Ia perlu membuktikan loyalitas dan performa agar bisa diterima kembali oleh manajer baru dan penggemar.
Masa depan Jackson masih tergantung pada performanya di sisa musim ini dan keputusan manajemen Chelsea. Jika gagal meyakinkan Rosenior, kemungkinan besar ia harus mencari klub baru untuk melanjutkan kariernya di Eropa. Simak terus pembahasan sepak bola terupdate lainnya hanya di footballhdonline.com.
