Quique Setien akhirnya buka suara mengenai kisah pahit di balik p emecatannya dari Barcelona. Dibawah ini akan ada penjelasan tentang berita bola menarik lainnya di FOOTBALL HD ONLINE.

Mantan pelatih asal Spanyol itu mengungkap bahwa klub raksasa Catalan membutuhkan waktu hampir empat tahun untuk melunasi gaji yang tertunggak sejak ia dipecat pada 2020. Pengakuan ini sekaligus menegaskan kondisi keuangan Barcelona yang kala itu sedang terpuruk.
Setien menjelaskan bahwa setelah kontraknya diputus, ia terpaksa menempuh jalur hukum demi mendapatkan haknya. Proses panjang tersebut membuatnya masuk dalam daftar kreditur klub. Meski begitu, ia menegaskan tidak lagi menyimpan masalah dengan Barcelona karena seluruh kewajiban kini telah dibayarkan.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Baginya, cerita ini menjadi gambaran nyata bahwa masalah finansial dapat menimpa klub sebesar apa pun. Barcelona, yang dikenal sebagai salah satu tim terbesar dunia, ternyata sempat kesulitan memenuhi komitmen terhadap mantan pelatihnya sendiri.
Jalan Berliku di Camp Nou
Kedatangan Setien ke Barcelona pada Januari 2020 awalnya dipenuhi harapan. Ia ditunjuk untuk mengembalikan filosofi permainan khas klub setelah menggantikan Ernesto Valverde. Namun, kenyataan di ruang ganti jauh dari ideal, dengan situasi internal klub yang sudah rapuh.
Dalam waktu tujuh bulan, Setien harus menghadapi banyak kendala. Cedera pemain kunci seperti Luis Suarez dan Ousmane Dembele membuat performa tim tidak stabil. Skuad yang menua dan masalah kebugaran semakin menyulitkan penerapan gaya bermain yang ia inginkan.
Puncak masa kelam itu terjadi saat Barcelona dibantai Bayern Munchen 8-2 di Liga Champions. Kekalahan memalukan tersebut menjadi akhir perjalanan Setien di Camp Nou dan meninggalkan luka mendalam dalam karier kepelatihannya.
Baca Juga: Lionel Messi dan Rencana Besarnya Usai Pensiun: Lebih Tertarik Jadi Pemilik Klub!
Masalah Baru Bersama Villarreal

Belum selesai dengan urusan Barcelona, Setien kini menghadapi konflik serupa dengan Villarreal. Ia mengklaim klub tersebut belum membayarkan hak finansialnya sejak pemecatan pada September 2023. Hingga kini, kasus tersebut masih bergulir di pengadilan.
Menurut Setien, proses hukum ini telah berjalan hampir tiga tahun tanpa kejelasan. Ia mengaku kecewa karena tidak menyangka klub mapan La Liga bisa bertindak demikian terhadap pelatihnya sendiri. Situasi ini membuat Setien harus kembali bersabar, menunggu keputusan hukum yang diharapkan dapat menyelesaikan persoalan gaji yang belum ia terima.
Tak Menyesal Mengejar Mimpi
Meski mengalami banyak masalah, Setien menegaskan tidak menyesali keputusannya melatih Barcelona. Ia bahkan mengungkap pernah menolak tawaran besar dari luar negeri demi mewujudkan impian melatih klub Catalan tersebut.
Namun, ia mengakui kondisi Barcelona saat ini jauh berbeda dibandingkan masa kepemimpinannya. Kehadiran pemain muda penuh semangat dan suasana positif membuatnya sedikit iri, meski ia tetap mengapresiasi perkembangan tim.
Setien pun memberikan pujian kepada Hansi Flick yang kini menangani Barcelona. Menurutnya, keberanian taktis dan kepercayaan pada pemain muda membuat Barcelona kembali solid dan menjanjikan masa depan cerah. Manfaatkan waktu luang Anda untuk mengeksplor berita bola menarik lainnya di footballhdonline.com.
