Lionel Messi mulai terbuka membicarakan rencana hidupnya setelah karier gemilang sebagai pesepakbola berakhir. Di usia yang kian matang, ia menyadari bahwa masa bermainnya tidak akan berlangsung selamanya dan perlu memikirkan langkah berikutnya.

Berbeda dengan banyak mantan pemain bintang, Messi tidak membayangkan dirinya berdiri di pinggir lapangan sebagai pelatih. Ia menilai peran tersebut membutuhkan karakter dan dorongan tertentu yang tidak sepenuhnya ia rasakan dalam dirinya.
Dalam wawancara bersama Luzu TV, Messi menegaskan bahwa sepak bola akan selalu menjadi bagian hidupnya. Namun, keterlibatan itu ingin ia jalani dengan cara berbeda, yakni melalui peran strategis yang berdampak jangka panjang.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Mengapa Messi Tak Tertarik Menjadi Pelatih
Lionel Messi secara jujur menyatakan bahwa dirinya tidak melihat masa depan sebagai seorang pelatih. Baginya, rutinitas melatih tim setiap hari bukanlah tujuan utama setelah gantung sepatu.
Ia justru tertarik pada peran manajerial yang lebih luas, terutama sebagai pemilik klub. Messi ingin membangun sebuah tim dari bawah, menata fondasi, lalu melihat klub tersebut berkembang secara bertahap.
Menurut Messi, peran pemilik klub memberinya ruang untuk berkontribusi dalam pembinaan pemain muda. Ia ingin menciptakan lingkungan yang memberi kesempatan anak-anak untuk tumbuh dan meraih sesuatu yang berarti dalam sepak bola.
Baca Juga: Ole Solskjaer Buka Peluang Kembali ke Manchester United
Langkah Nyata Bersama Luis Suarez

Meski masih aktif bermain, Messi sudah memulai langkah konkretnya di dunia kepemilikan klub. Ia bermitra dengan sahabat lamanya, Luis Suarez, untuk mengembangkan Deportivo LSM, klub divisi empat Uruguay.
Proyek ini sebenarnya telah dimulai oleh Suarez sejak 2018, sebelum akhirnya mengajak Messi bergabung. Klub tersebut kini memiliki sekitar 80 pemain profesional dan lebih dari 3.000 anggota yang aktif.
Bagi Messi, keterlibatan di Deportivo LSM adalah kebanggaan tersendiri. Ia ingin mendukung mimpi Suarez sekaligus berkontribusi langsung dalam membangun jalur pembinaan sepak bola di Uruguay.
Fokus Saat Ini dan Warisan Jangka Panjang
Selain kepemilikan klub, Messi juga menunjukkan kepeduliannya pada pembinaan usia muda melalui peluncuran Messi Cup. Turnamen U-16 ini menghadirkan akademi dari berbagai negara dan digelar di Miami.
Edisi perdana Messi Cup sukses menarik perhatian, dengan River Plate keluar sebagai juara usai mengalahkan Atletico Madrid di partai final. Ajang ini diharapkan menjadi wadah lahirnya talenta masa depan.
Untuk saat ini, Messi tetap fokus sebagai pemain Inter Miami setelah memperpanjang kontrak hingga MLS 2028. Sambil terus bersinar di lapangan, ia perlahan menyiapkan warisan besar di dunia sepak bola sebagai pemilik dan pengembang klub. Simak terus pembahasan sepak bola terupdate lainnya hanya di footballhdonline.com.
